Sunday, January 22, 2006

sepi

waktupun bergulir
menjemput pagi
dan sepi
tetap setia menanti
di hati

saito-mo
tetep sepi menjelang pagi

1 Comments:

At 9:40 PM, Blogger Aruemdaum said...

percayalah bahwa sepi itu lebih berarti dari keriuhan

 

Post a Comment

<< Home