Saturday, December 17, 2005

seperti yang kuminta

sebenarnya kalo aku mau menelisik lebih dalam ke dalam diriku.. melamun lebih lama.. membuka lembaran-lembaran rasa.. baru bisa kusadari bahwa semua yang terjadi padaku adalah sesuatu yang pernah kuminta kepadamu... namun karena begitu tebal dan bebalnya kabut berselimut di hatiku.. semua lalu kubandingkan dengan kesenangan-kesenangan yang selalu muncul mengikuti permintaanku itu... dan tentu saja.. jika kesenangan itu tidak muncul.. aku menganggap permintaanku telah kau tolak mentah-mentah..

sebenarnya.. selama ini.. kebanyakan permintaanku hanya berorientasi pada hasil.. berorientasi pada rasa jika berhasil.. berorientasi pada munculnya kesenangan saja..(ingat: kesenangan.. bukan kenikmatan.. apalagi kebahagiaan).. dan tentu saja hal ini akan mengaburkan niat dan alasan kenapa aku meminta kepadamu... tentu saja hal ini tidak akan bisa menuju ke titik puncak yang lebih hakiki dari permintaanku itu

hihihi.. meski barusan aku memperoleh sesuatu yang tidak menyenangkan..... apa yang terjadi padaku ini tetap sesuai dengan permintaanku padamu.. meski tidak ada yang menyenangkan sama sekali... namun ini adalah hal yang sangat harus dan patut untuk disyukuri... bahwa dikau tetap selalu memberi sesuatu yang kuminta persis seperti yang kuminta.. meski mungkin secara fisik hal ini tidak sesuai dengan hasil yang diharapkan oleh keinginanku...

mungkin.. bukan mungkin.. tapi harus.. ya .. aku harus mulai berhati hati dalam menggali niat akan sesuatu.. aku harus menghilangkan keinginan akan kesenangan sebuah hasil dari permintaan... sehingga keinginan yang kumintakan padamu benar-benar merupakan sebuah keinginan yang hakiki.. yang lebih satu.. dan tentu saja aku yakin.. dikau akan memberikan sesuatu itu seperti yang kuminta kepadamu... dan semoga semua yang kuminta adalah menujumu...

semoga

semoga
dan selalu semoga
samar jejakmu
tetap bisa kurasa
dalam pintaku
untukmu
saito-mo
memasuki kabut


0 Comments:

Post a Comment

<< Home