menikah
beberapa minggu terakhir ini topik yang sering menjadi bahan pembicaraanku dengan orang-orang adalah "menikah".. sebuah topik yang masih menjadi angan bagiku...cerita tentang sepupuku yang akhirnya akan menikah juga --lusa-- setelah kebingungan 38 tahunan memilih siapa yang mau dan dimauinya... cerita tentang teman sekolahku yang akan menikah dua minggu lagi.. setelah sempat pusing memutuskan karena terlalu banyak orang yang mengajukan proposal... cerita tentang sepupuku satunya lagi yang menikah sabtu lalu... berita mendadak yang kudengar bulan lalu.. dan yang paling menarik adalah cerita tentang keponakanku yang akan menikah sebulan lagi... menikah untuk memenuhi hasrat ortu dengan orang yang gak mampu membangkitkan "hasrat menikah".. katanya....
dan semalam aku berbincang sambil tertawa dan serius dengan keponakanku ini... kurasakan betapa bergolak jiwanya.. meski banyak cara telah dia gunakan untuk meredam semua pemberontakan hatinya tersebut... "menebus dosa yang telah lalu ke orang tua"... itu senjata terakhir untuk menembak jatuh hasrat melarikan dirinya... hks...
komentarku saat itu.."lee... membuat bahagia orang tua jangan sesaat.. menebus dosa jangan dengan dosa lagi... cheers her up.. jangan tunjukkan semua keberatanmu pada si cewe... agar dia juga merasa bahwa dirimu juga antusias atas pernikahan ini... jangan sampai.. si cewe merasa gak dimaui.. sehingga buyar juga pernikahanmu nanti... dan tentu saja.. ortu mu akan merasa bersalah karena telah 'memaksamu' menikah.." hks... sok wise juga daku ini.. padahal sempet juga aku kelimpungan ketika mengalami masalah yang sama dengan keponakanku ini... hks lagi..
dan selalu.. diakhir ngobrol dia bertanya: " om... kapan??"...
ya... kapankah tiba giliranku??... segera.. semoga..
saito-mo
siang dingin..


0 Comments:
Post a Comment
<< Home