Thursday, November 17, 2005

kasih

aku tak tahu... aku tak menyadari... sebenarnya setiap detik adalah kasihmu... dan memang mataku buta, batinku hitam... sehingga tidak bisa merasakan detik demi detik kasih sayangmu...

hanya ketika puncak-puncak kasihmu menggelembung bersatu mengguncang jiwaku.. baru batinku tersentak... dan ucapan terima kasih meluncur begitu saja kepadamu seperti tanpa nada...

ahhh.... aku terlalu manusia... yang selalu lupa dan ingat silih berganti... seperti tak berhenti...

semoga engkau tak bosan dengan ucapan terimakasihku... semoga apa-apa yang kulakukan sekarang dan nanti adalah juga ucapan terimakasihku untukmu....

takjub...

tak ada kata yang seharusnya kuucap
karena terlalu seringnya terucapkan

tak ada jeda untuk berkata
karena sayangmu tak berjeda

semoga
jalanku dengan rasaku
adalah wujud syukurku
adalah wujud takjubku
akan adaku karenamu

saito-mo
mentari datang membawa cahaya


1 Comments:

At 2:37 PM, Blogger @lto said...

saa, masih dzikir tah.. t'nyata

hihihi .. 8->
(inget2.. penyembuh mata 'n pembersih batin yaa ..;;))

 

Post a Comment

<< Home