Tuesday, October 11, 2005

Puasa

Bagiku, inti dari puasa adalah rasa lapar... karena memang kondisi itu yang selalu mampir di pikiranku saat puasa.

Sejujurnya, rasa lapar saat puasa mengingatkanku ke segala macam kegiatan dan kehidupan... yang paling awal pastilah mengingatkanku, bahwa aku sedang puasa... kemudian serentetan aturan-aturan, janji-janji dan cerita-cerita berbaris antri ingin lewat ingatanku. Dan ini sangat menolongku untuk berusaha menjadi orang yang "berpuasa".

Sejujurnya juga, segala kotbah puasa yang dulu sering kudengar di masjid, di mushola dan terutama di tv, yang meneriakkan teori-teori berpuasa, tips-tips berpuasa, efek-efek berpuasa, bahkan mungkin ada juga trick-trick mengakali tuhan, terasa seperti balon-balon yang terbang mengawang di langit, naik tinggi, semakin lama semakin tak terbaca.

Sejujurnya lagi, aku tidak begitu suka dengan sambutan bulan puasa di negriku, ato mungkin dinegri orang berpuasa... karena terasa seperti kepura-puraan dibalik semua symbol, dan semua memasang muka alim, memasang muka sholeh... yang akan segera pergi sekitar pertengahan bulan puasa berjalan.. tidak menunggu bulan puasa pergi...

bagiku.. puasa adalah rasa lapar...
seperti biasa
dihari ini kusebut namamu
sebagai pengingat akan adaku

seperti biasa
dihari ini aku menangis untukmu
sebagai pengingat akan sedihku

seperti biasa
dihari ini aku tersenyum untukmu
sebagai pengingat akan adamu
saito-mo
hujan berkepanjangan


0 Comments:

Post a Comment

<< Home