Sunday, November 27, 2005

just the way you are

mendengar lantunan suara Diana Krall.. yang menyanyikan lagunya Billy Joel --Just the way you are-- dengan agak ngejazz... wow... membuat hobi melamunku kumat lagi...

teringat aku kepada seorang temanku yang saat ini harus bekerja keras sekali, seminggu mungkin tanpa waktu luang.. lembur dari sore ke malam.. dari malam ke pagi.. untuk memenuhi hasratnya menuntut ilmu lagi.. yang kebetulan bayarannya sangat mahal... dua tiga kali lipat dari bayaran biasa...

temenku ini berkeluh kesah padaku.."cak.. ketoke duit mlebu ki akeh.. tapi ra ono sing mandeg blass.. langsung metu maneh" (cak.. sepertinya uang yang kuperoleh ini banyak banget.. tapi semua langsung keluar tanpa berhenti)... dan aku dengan santainya menjawab... "tenang.. nanti jika sudah waktunya akan berhenti sendiri... apa yang kita lakukan sekarang kan untuk nanti"...

ups.... beberapa waktu kemudian baru aku merenungi kata-kataku sendiri... bahwa melihat uang lewat tanpa berhenti ke diri kita memang menyebabkan sebuah "kegalauan" yang amat sangat.. apalagi jika orang-orang disekitar kita.. jika lingkungan disekitar kita.. seperti menggoda dan mengejek kita untuk ikut merasakan betapa nyamanya sebuah kehidupan... sementara kita sendiri hanya mampu melihat dan melihat...

dan tentu saja temanku juga dilanda kegalauan.. ketika banyak manusia disekitarnya.. yang mungkin hanya dengan berhaha-hihi saja.. tanpa harus mengeluarkan keringat.. bisa menikmati meja sekolah dengan mudahnya... apalagi jika ditambah "arogansi" orang-orang ini yang memandang sebelah mata kelompok temanku ini... semakin menyiram minyak diapi yang ingin dipadamkan...

dan akupun sekarang mengalami.. meski tidak harus sepanjang waktuku harus kugunakan untuk menopang kehidupanku.. tapi tetap kumerasakan betapa berat menuntut ilmu bersamaan dengan kewajiban menghidupi diri sendiri.. dan memang terasa betapa beratnya hidup ini

ehmm... semoga kata-kataku bisa menenteramkan hati temanku.. semoga juga bisa mencambuk diriku untuk lebih berlari..

just the way you are... dan memang kita harus menjalani diri kita sendiri... sebagai diri sendiri.. bukan orang lain..

cak... aku juga merasa seperti dirimu...

kutahu
aku kan datang padamu
sebagai diriku
dengan diriku

untukmu
saito-mo
dingin udara menusuk tanganku


0 Comments:

Post a Comment

<< Home