autumn
musim gugur tahun ini sepertinya kalah cepat dengan dinginnya udara... daun-daun itu masih begitu malas menjadi kuning.. sedang udara sudah begitu garang mengeringkan kulitku... bahkan sarung tangankupun seperti tak mempan melindungi telapak tuannya...dan siang tadi.. aku datang ke sebuah kuil.. yang bersembunyi dibalik rimbunnya hutan dalam kota... ingin ikut serta menyambut datangnya musim gugur yang begitu malas menyapa...
mungkin... ya mungkin.. alam raya ini sedang bersama-sama membangun kesetimbangan baru yang selama ini telah manusia koyakkan... sedang bersama-sama membentuk harmonisasi kehidupan yang baru... yang huruf-hurufnya masih belum jelas terbaca...
ya... dan tadi siang juga.. aku berjumpa dengan sekumpulan orang tua.. duduk bersama bersila.. bercengkrama... menghangatkan jiwa ditengah dinginya udara.. sambil merasa bahwa daun-daun telah menguning.. seperti kuningnya mereka-mereka ini yang siap berguguran... namun tetap dengan senyum.. tetap dengan semangat.. bahwa gugurnya mereka hanyalah rutinitas yang harus terjadi.. yang tidak perlu disesali..
dan akupun akan juga menuju ke situ... menghangatkan jiwa... menyambut datangnya musim gugurku...
selamat menunggu
saito-mo
sore ini duingin buanget
sore ini duingin buanget


0 Comments:
Post a Comment
<< Home