membaca
nagoya.. hari ini sekali lagi aku mengunjunginya.. dan sekali lagi aku terperangah dalam perjalanan.. menikmati kalimat-kalimatmu yang diukir begitu indah oleh orang jepang..dengan alam yang bergunung dan berjurang.. huruf-hurufmu seperti berserakan tak tentu... dan begitu sulit dibaca... namun.. orang jepang... begitu rajin.. begitu tekun.. begitu antusias... dan begitu hati-hati mencoba menyusun setiap hurufmu... menjadi kalimat-kalimat indah yang melenakan..
gunung-gunung di tembus... jurang-jurang di jembatani... tanah-tanah ditanya dengan baik-baik.. di koma mana dia ingin beristirahat.. di titik mana dia ingin berhenti... air-air diajak berdialog dengan mesra... agar mau berbaris dengan santun... hutan-hutan dicium dengan penuh rasa.. agar lambaian daunnya menghiasi huruf-hurufmu... beton dan baja di make up dengan seronok.. agar kaligrafi kalimatmu semakin menggoda...
dan memang orang jepang adalah tangan-tanganmu.. yang begitu dalam menorehkan huruf-hurufmu.. menjadi kalimat-kalimat yang begitu mudahnya dibaca.. bahkan oleh orang paling awam sekalipun..
dan memang orang jepang adalah khalifahmu... yang begitu arifnya memimpin makhlukmu yang lain.. menjadi sebuah harmoni yang tak terkira....
benarkah?
dengan mengaku sebagai pengikutmu
adalah cukup untuk menjadi khalifahmu
dengan mengaku sebagai pengikutmu
adalah cukup untuk menjadi khalifahmu
saito-mo
angin begitu kencang
angin begitu kencang


0 Comments:
Post a Comment
<< Home