Friday, July 28, 2006

I believe I can fly

berhenti di perempatan lampu merah, beberapa malam lalu, secara gak sadar mataku langsung lirik serong kanan.. berdiri seorang wanita paruh baya dengan menggendong bayinya di taman median jalan diikuti anak gadisnya yang masih kecil umur 7-8 tahunan.. sedang menunggu antrian orang-orang yang dihentikan lampu merah... ssttt... sekedar info.. wanita dan gadis kecil ini berkerudung lho... mungkin untuk mengantisipasi trend kebijakan dprd yang mengharuskan para wanita memakai kerudung jika berada di tempat umum... hks

kembali ke ibu dan anak ini... seperti biasa setiap lampu menyala merah.. langsung beliau-beliau ini berputar menengadahkan tangan dan kaleng kesetiap orang.. berharap takdir rejeki tertulis buat mereka..

dan ketika si wanita penggendong bayi melintas disampingku... kucuekin saja.. hks.. rasaku membatu mungkin.. terlalu bosen melihat perempatan jalan.... tapi.. gak tau kenapa... ketika sang gadis kecil melintas... tiba-tiba tanganku bergerak meraba-raba mencari lembaran uang.. dan kuserahkan kepadanya.. selembar yang kebetulan bernilai lumayan besar bagiku.. dan bagi gadis ini...

aku tersenyum melihat expresi wajah gadis ini.. meski tak sepatah kata matur suwun terucap.. namun terasa kata itu tertulis diwajahnya... dan.. langsung saja dia kembali ke base campnya di taman tadi.. sambil menyetorkan uang receh yang dia dapat ke sebuah kaleng lebih besar... wadah bersama hasil harian dia dan ibuknya... ehm... sepertinya dia menyimpan sendiri lembaran kertas dariku tadi..

aku sendiri tidak tahu.. apakah gadis kecil ini wajib menyetorkan seluruh hasil kelilingnya di perempatan itu kepada ibuknya.. atau dia boleh menyimpan sedikit atau banyak yang dia suka..
aku juga tidak begitu faham.. apakah dia mencoba membohongi ibuknya dengan menyembunyikan uang-uang yang relatif besar dan akan digunakan untuk diri sendiri (hks lah kalo seperti ini).. ato memang ibuknya kurang begitu memperhatikan kontribusi dia yang mungkin jauh lebih menarik perhatian orang daripada ibuknya sendiri...
aku malah tidak mengerti sama sekali... apakah yang dilakukan gadis kecil ini salah atau benar..hks

hks.. yang aku bisa menerima.. ternyata salah dan benar sangat susah untuk dikenali dan diputuskan... bukan sekedar apa kata buku.. bahwa begini adalah benar.. begitu adalah salah.. tetapi butuh manusia lain, butuh lingkungan, butuh waktu dan kondisi.. agar jejak-jejak salah dan benar itu lebih terlihat..

dan yang aku harus rasakan... bahwa dirimu adalah kebenaran.. dan salah darimupun adalah kebenaran yang harus terjadi..

nowhere
inget yang telpun semalem

0 Comments:

Post a Comment

<< Home