Monday, December 15, 2008

simpang

aku seperti ditelan keraguan
berdiri diam di persimpangan
tanpa jejak
tanpa cahaya
dan matakupun tak mampu menembus arah
kanan
kiri
kanan
kiri
seperti berebut mengisi kepala

tapi
aku masih punya hati
yang seperti menganggur tak henti
diam
tak berpilihan

harus kubuka buku-buku pemberianmu
harus kubaca huruf-huruf tulisanmu
harus kudengar bisik lembut suaramu
agar tak salah kakiku berjalan
mendekatimu
dari dua jalanmu ini

skudai
sore sudah sepi

0 Comments:

Post a Comment

<< Home