Tuesday, February 21, 2006

momentum

sejujurnya aku mengakui... untuk mengenalmu.. merasakanmu.. dekatmu.. bagiku butuh momentum..

rasanya.. begitu sulit sekali setiap saat, setiap detik.. kuarahkan rasaku untuk berfrekuensi sama denganmu... meski seharusnya.. seperti ditulis kitab-kitab dan diomongkan ribuan orang.. bahwa setiap saat aku harus selalu mengingatmu...

salah satu momentum yang paling kuat menggeserku kearahmu adalah tekanan hidup... himpitan hidup... hal yang selalu membuatku harus menghiba-hiba kepadamu... memintamu menunjukkan kehebatanmu...

dan harus kuakui pula.. aku selalu malu jika setiap ada tekanan hidup aku harus memohon-mohon padamu..(meski engkau selalu berkata.. bahwa engkaulah satu-satunya tempat memohon)... karena seringkali aku tak bisa sepenuh hati datang padamu saat tidak ada tekanan hidup... sehingga rasanya dirimu hanya last reserve ketika aku sudah tak mampu bergerak dan berteriak lagi... sehingga sepertinya dirimu adalah yang nomor keberapa dari ribuan urusan yang hinggap di kepalaku...

namun... itulah kenyataanya diriku..

bicara tentang tekanan hidup ini... setelah kulirak-lirik dengan seksama dan sepenuh hati... membuatku lebih malu lagi.. karena ternyata tekanan hidup ini hanyalah kolaborasi dari keinginan diriku terhadap hidupku ini... terutama sekali keinginan-keinginan yang sangat tampak.. sehingga kalau kutarik garis lurus... aku seperti menggunakan dirimu untuk keinginan-keinginanku saja... meski seringkali kubelokkan "rasaku" dengan mengatakan pada jiwaku... "bahwa semua ini dalam rangka dirimu.. atas namamu"... ahhhh....

namun... itulah ternyata diriku

namun.. bagaimanapun selalu saja aku sering berharap.. bahwa tindakan-tindakanku.. yang mungkin sering tidak jelas dimata orang.. merupakan wujud dari rasa terimakasihku kepadamu.. yang selalu saja mau menjadi last reserve ku.. yang selalu saja memberi kesempatan padaku untuk berjalan dengan keinginan-keinginan ku... dan semoga.. keinginanku adalah memang kehendakmu

saito-mo
hampir selesai

0 Comments:

Post a Comment

<< Home